Karaban, Sentra Kapuk Kota Pati

Februari 08, 2018


www.Cahpati.com -- Halo Lur sedulur, piye kabare? tak terasa sudah tahun baru 2018 ya. Bagaimana 2017 kemarin? semoga penuh hal positif dan di tahun yang anyar iki semoga banyak hal yang menjadi lebih baik lagi..amin.

Lur, setelah kita pernah nulis tentang tempat-tempat wisata di Kota Pati, makanan khas beberapa daerah juga, kali ini redaksi punya sesuatu hal jadi salah ikon kebanggaan kota pati apa itu? yup Kapuk atau Kapok Randu yang banyak tumbuh di kota kita.

Biacara kapuk bukan hanya banyak pohon Randunya, tetapi kota pati juga terkenal sebagai salah satu kota penghasil produk olahan kapuk diantaranya bantal, Guling, kasur bahkan yang terkenal hingga luar jawa yaitu kasur Lantai atau lebih dikenal dengan kasur palembang.

Bicara produksi olahan kapuk maka kita harus menyebut sebuah desa di kecamatan Gabus yaitu Desa Karaban. Kapuk-kapuk dari dalam kota Pati dan sekitarnya bermuara di sini. Desa karaban dikenal puluhan tahun lalu sebagai sentra pengolahan kapuk, dari kapuk yang masih berkulit, hingga jadi kapuk siap guna untuk berbagai produk.



Kalau sedulur dolan ke karaban maka akan familiar hapir setiap rumah mnegerjakan produk Bantal, Guling kasur.

Selian sebagai isian produk di atas, kapuk juga banyak amnfaatnya, Kulitnya bisa sebagai kayu bakar dan arang. Bijinya sebgai bahan baku Konsentrat Pakan ternak (bungkil) dan minyak. Serta jantung atau Janggelnya bisa digiling lagi dan jadi Kapuk kualitas dua.

Nah, sebagai warga pati sudah seharusnya kita bangga dengan potensi daerah kita lur, ada pnegalaman dengan Randu, Kapuk dan Desa Karaban? share di kolom komentar ya.

Sampai Jumpa, salam sego gandul.

penulis: nandar
foto: http://kapukrandukaraban-pati.blogspot.co.id/

All About Sedekah Laut dan Sedekah Bumi di Kota Pati

Januari 06, 2018


cahPati.id -- Lur sedulurku kabeh yang baik hatinya, redaksi kembali hadir setelah vakum beberapa bulan. Kali ini akan membahas tentang tema budaya di Kota Pati tercinta, untuk mengambil hikmah dan mempelajari serta mengenang warisan leluhur.

Budaya yang akan kita bahas kali ini adalah Sedekah Laut dan Sedekah Bumi. Menarik lur, karena biasanya suatau daerah hanya punya salah satunya, Sedekah Bumi saja atau sedekah laut saja. Kota Pati kita tercinta punya keduanya, tidak lain tidak bukan karena secara geografis memang memiliki pegunungan dengan hasil tani serta pesisir dengan hasil lautnya. Ini termaktub dalam slogan kita "Pati Bumi Mina Tani".

Sedekah laut dan bumi sendiri adalah wujud ungkapan Syukur masyarakat atas hasil bumi dan laut selaa setahun terakhir. Oleh karena itu dikenal juga "Pesta Panen". Serta wujud persiapan penanda musim baru dimulai dan doa agar di musim berikutnya agar dimudahkan dan diberikan hasil yang berlimpah dijauhkan dari mara bahaya.

1. Sedekah Bumi
Secara waktu umunya sekitar bulan Apit (Kaleder Jawa) atau setelah bulan Qurban. Sedekah bumi dilaksanakan oleh para petani. Diisi berbagai acara, misalnya pageralan budaya (Wayang Kulit, Barongan, Kethoprak, Dangdut dll) serta ada Pengajian Umum. 

Tiap warga membuat "Berkat" bisa berupa makanan, buah-buahan atau jajanan minimal satu Besek (dus makandari bambu). Kemudian dikumpulkan tiap RT dalam wadah Jolen (tandu yang dihias) dan di arak bersama RT lain menuju Punden (semacam tempat yang disakaralkan). Sesampainya di lokasi Jolen di doakan oleh tokoh masyarakat dan diagi lagi kepada warga dan pengunjung. 

Proses Rebutan Jolen ini sangat menarik dan seru, mulai dari yang sekedar dimakan atau ada juga yang percaya bahwa bisa menyuburkan tanah ladang atau sawah.

Berdasar pengalaman penulis, ada salah satu daerah di kecamatan Tlogowungu yang kalau soal Berkat sangat dicari bahkan dari luar daerah yaitu Cabak, Karena isi berkatnya beraneka raga jajnan dan buah yang porsinya banyak sekali.

2. Sedekah Laut
Secara waktu biasanya bersamaan setelah idul fitri, oleh karena itu ada istilah lain dari sedekah laut yaitu Syawalan

Dua daerah yang terkenal di pati tentang sedekah laut dalah Tayu dan Juana, karena dua daerah ini adalah kawasan pesisir dan masyoritas warganya hidu sebagai nelayan dan hasil laut.

Selain pagelaran budaya dan larung sedekah kelaut juga ada aneka perlombaan, misal lomba balap Kapal antar nelayan. Maka tak heran sebagian masyarakat juga menyebut sedekah laut sebagai Lomban (bahasa jawa perlombaan).

Nah sedulur, itu tadi tentang sedekah Bumi dan Sedekah Laut di Kota Pati, kalau daerahmu bagaiman keseruan acaranya? share di kolom komentar ya. 

Sampai jumpa salam sego gandhul.

penulis: Nandar
foto    : www.skyscrapercity.com

Batik Bakaran, Ikon Batiknya Kota Pati

November 13, 2017


www.cahpati.id -- Lur sedulur, bicara kain batik saat ini bukan lagi terkesan pakaian orang-orang tua. Sejak ada gerakan hari kamis mengenakan batik semua usia makin kece dengan mengenakan batik, yang anak-anak remaja hingga dewasa.

Bicara batik biasanya ingatan kita langsung tertju pada kota-kota yang identik dengan batik. Misalnya pekalongan, solo dan jogja. Tetapi sebaga warga Pati tahukah kamu kota kita juga punya batik yang menjadi ikon dengan cirikhasnya sendiri?

Yup kota Pati juga punya batik asli yang bernama "Batik Bakaran". Nama batik ini diambil dari asal daerahnya yaitu Bakaran sebuah daerah di kecamatan Juwana tempat para pengrajin batik yang sudah turun temurun.

Dari sumber yang penulis kumpulkan paling tidak ada 16 motif yang ada, diantaranya Gandrung, Sido Mukti, Magel Ati, Liris, Manggaran, Sido Rukun, Padas Gempal, Kedelai Kecer, Kawung, Gunung-gunungan, Bregat Ireng, Geringsing, Blebak Lung, Blebak Urang, Blebak Kopik, Limaran.

Ciri khas warna batik Bakaran klasik adalah hitam, biru tua, putih, dan coklat tua atau dalam istilah Jawa gosong. Sedangkan warna cerah menjadi pilihan motif modern. Semua motif dan corak merupakan perwujudan asli daerah yang banyak dipengaruhi budaya Kerajaan Majapahit. Batik tulis Pati juga menampilkan budaya pesisir utara Jawa.

Nah lur, piye sangar tho batik Bakaran khas Pati kita, sudah punya belum? segera beli yang belum punya. 

penulis: Nandar
foto     : Batik Bakaran "Wahyu"

Catet Lur, Berikut Daftar Hari Libur & Cuti Bersama 2018

Oktober 24, 2017


www.Cahpati.id -- Lur sedulur, bicara hari libur bukan hanya anak sekolah yang sangat menanti, tapi penulis yakin kamu yang sudah kuliah dan kerja juga sangat menantikannya.

Tidak hanya untuk istirahat dari rutinitas, hari libur bisa banget dimanfaatkan untuk berkumpul bersama keluarga, liburan dan melakukan aktifitas produktif lainya. Jangan hanya buat malas-malasan ya, justru karena libur harus lebih produktif.

Nah kali ini redaksi punya informasi yang pasti sangat kamu tunggu-tunggu, yaitu informasi hari libur dan cuti bersama sepanjang tahun 2018. Mumpung masih tahun depan saatnya rencakana lebih awal kegiatan-kegiatan saat libur tahun depan.

Kapan saja liburnya? yuk simak daftarnya sidji-sidji.

1. Tahun Baru 2018 – 1 Januari 2018 (Senin)

2. Tahun Baru Imlek 2018 (2567) / Tahun Baru China 2018 – 16 Februari 2018 (Jumat)

3. Hari Raya Nyepi 2018 (Tahun Baru Saka 1940) – 18 Maret 2018 (Minggu)

4. Jumat Agung 2018 (Wafat Yesus Kristus) – 30 Maret 2018 (Jumat)

5. Paskah 2018 (Kebangkitan Yesus Kristus) – 1 April 2018 (Minggu)

6. Isra’ Mi’raj 2018 – 13 April 2018 (Jumat)

7. Hari Buruh 2018 – 1 Mei 2018 (Selasa)

8. Kenaikan Isa Almasih 2018 – 10 Mei 2018 (Kamis)

9. Hari Raya Waisak 2018 – 29 Mei 2018 (Selasa)

10. Hari Raya Idul Fitri 2018 (1439 H)/Lebaran 2018 – 15-16 Juni 2018 (Jumat – Sabtu)

11. Hari Kemerdekaan RI 2018 – 17 Agustus 2018 (Jumat)

12. Hari Raya Idul Adha 2018 (Idul Kurban 2018) – 22 Agustus 2018 (Rabu)

13. Tahun Baru Islam 2018 – 12 September 2018 (Rabu)

14. Maulid Nabi Muhammad SAW – 20 November 2018 (Selasa)

15. Hari Raya Natal 2018 – 25 Desember 2018 (Selasa).

Ojo lali dicatet lur, mau kemana saja liburan tahun depan? share di kolom komentar ya. Semoga Bermanfaat, sampai jumpa dan salam sego gandhul.

penulis: Nandar
foto     : Google

Cah Pati Jadi Bos Baru Toyota

Oktober 22, 2017
Masahiro Nonami (Kiri) dan Warih Andang Tjahjono (Kanan) - Presiden Direktur dan Wakil Presiden Direktur TMMIN


www.Cahpati.id -- Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Warih Andang Tjahjono dipercaya sebagai Presiden Direktur TMMIN yang baru menggantikan Masahiro Nonami mulai 1 April 2017 mendatang. Warih diperkenalkan sebagai bos baru Toyota di Istana Negara, Jakarta.

Dengan pengalaman kerja hampir 30 tahun, Warih menjadi putra lokal pertama yang menduduki pucuk pimpinan di perusahaan afiliasi manufaktur Toyota di kawasan Asia Pasifik. Masahiro Nonami akan menempati posisi baru di TMMIN setelah menjabat sebagai Presiden Direktur TMMIN sejak 2010.

Presiden Toyota Motor Corporation (TMC) Akio Toyoda menemui Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, hari ini. Dia menyampaikan komitmen Toyota untuk terus berpartisipasi dan berkontribusi dalam pengembangan industri otomotif Indonesia melalui kegiatan investasi, ekspor, ketenagakerjaan, dan pengembangan Sumber Daya Manusia.

“Saya merasa sangat terhormat mendapat kepercayaan untuk menjalankan amanat melanjutkan tampuk kepemimpinan di TMMIN. Saya sangat menghormati integritas, kerjakeras, dan rasa cinta Indonesia dari pendahulu saya, Masahiro Nonami, yang telah sukses membawa posisi TMMIN sebagai salah satu basis produksi dan ekspor Toyota di Asia Pasifik,” ujar Warih dalam rilisnya.

Menatap ke depan, berlandaskan pondasi kuat warisan Nonami, dirinya bertekad untuk memastikan TMMIN terus memberikan yang terbaik dalam menghadapi tantangan yang semakin ketat seiring dengan upaya terus-menerus mendukung dan memberikan kontribusi pada perkembangan industri otomotif Indonesia.

Warih Andang Tjahjono lahir di Pati, Jawa Tengah 1963 silam. Gelar Sarjana Teknik Kimia dari Universitas Diponegoro diraih pada tahun 1989. Selama berkarir di Toyota sejak tahun 1989, Warih menduduki beberapa posisi seperti DirekturHuman Resources, General Affairs, Operation Management Consulting (2009-2011) dan Direktur Vehicle Manufacturing Karawang Plant & Production Engineering (2011-2014) sebelum menjabat sebagai Wakil Presiden TMMIN di 2014.

“Merupakan suatu kebanggaan bagi saya selama 6 tahun berada di garda depan TMMIN. Dalam perjalanan karir di perusahaan ini, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dari TAM, rantai pemasok, dealer, dan khususnya dukungan dari Pemerintah Indonesia, sehingga produk yang dihasilkan oleh para putra bangsa diterima dengan baik di pasar Indonesia dan mancanegara,” ujar Nonami.

TMMIN bertanggung-jawab untuk melakukan kegiatan produksi dan ekspor model Toyota di Indonesia. Pertama, didirikan dengan nama PT Toyota-Astra Motor (TAM) di tahun 1971, secara bertahap TMMIN membangun kapabilitas produksi dan ekspornyahingga saat ini mampu mengoperasikan 5 fasilitas produksi yang tersebar di kawasan Sunter, Jakarta dan Karawang, Jawa Barat.

Dari kelima fasilitas ini, TMMIN memproduksi Kijang Innova, Fortuner, Vios, Yaris, Sienta, dan Etios Valco serta 2 tipe mesin bensin yaitu TR-K dan R-NR. Tahun lalu, lebih dari 218.000 unit mobil utuh dan 210.000 mesin utuh diproduksi oleh fasilitas-fasilitas TMMIN.

penulis : Yeffrie Yundiarto Prahadi
sumber : swa.co.id

Jangan Mengharap Pertolongan Allah

Oktober 21, 2017


www.Cahpati.id -- Satu ketika ada seorang yang datang menangis pada saya. Mencurahkan segenap beban di jiwa. Selalu saya katakan, ujian sesuai dengan titik terlemah kita. Hal yang tampak ringan bagi orang lain, bisa jadi hal berat bagi yang lain. Di sisi lain, masalah atau ujian bisa jadi adalah pembuktian komitmen atas apa yang telah diucapkan. Saat terbentur masalah, masihkah menggenggam sabdaNya?

Janji Allah pasti ; barang siapa menolong (agama) Allah, maka Allah akan menolongnya. (QS 7 : 7)

Lantas, bagaimana kita mengharap Allah akan menolong kita, jika kita tak memenuhi prasyarat pertama ; tansurullah ; menolong (agama) Allah.

Di hadits lain disebutkan, kenalilah (ingatlah) Allah di waktu lapang, maka Allah akan mengingatimu di waktu sempit. (HR. Hakim)

Lantas, bagaimana mengharap Allah mengingat di waktu sempit, jika saat diberi kelapangan merasa semua karena upaya diri. Jika saat lapang justru bersenang-senang, lupa pada yang memberi kesenangan.

Barangkali perlu kita ingat, bahwa kelapangan tak melulu karena cinta. Bisa jadi, kesenangan justru istidraj yang membuat makin terlena. Maka jikalah kesenangan yang didapat hadir tanpa diiringi ketaatan, ada baiknya mengambil cermin. Bisa jadi hal tersebut merupakan ujian bentuk lain. Kesenangan yang menipu. Kesenangan yang makin menjerumuskan. 

Maka, masihkah mengharap pertolongan Allah? 

Tanyakan kembali pada shalatmu, masihkah tegak pada waktunya. Masihkah tersempurna dengan khusyu' memujaNya. 

Tanyakan pada tilawahmu, masihkan ringan di sela aktivitas dunia. Tanyakan pada aktivitas dakwahmu, masihkah waktumu penuh dengan persoalan ummat yang terselesaikan oleh kelelahanmu. Ataukah kita sibuk mengkhawatirkan dunia yang tak ada habisnya. Tanyakan pada hatimu, terisi khauf akan ibadah yang tak diterima, ataukah mengkhawatirkan pada penilaian manusia.

Sedang, kepada siapa lagi sesungguhnya kita mohon pertolongan. Kecuali padaNya yang tak pernah alpa. Dia yang selalu ada, bahkan saat tak ada sesiapa. Dia yang mendatangi lebih cepat, saat kita berjalan mendekat. (HR. Shahihain)

Maka, tak inginkah pertolongan Allah tiba?

Alaa inna nasrullahi qariib..
Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu teramat dekat. 
Bagi orang-orang yang bersegera menyambut seruanNya.

Andakah?
Sayakah?

penulis : Fiy Nur Islami
IG         : fiy.nurislami
FB        : fiy.nurislami


Qanaah, Tak Sekedar Sederhana

Oktober 21, 2017


Cahpati.id --  Perempuan, yang begitu banyak pengennya. Apalagi, yang lebih main perasaan dibanding logika. Saat pengen sesuatu, pokoknya ambil. Tanpa pikir panjang, butuh engga, cukup engga, ada kebutuhan lain yang lebih penting engga.

Cuman lihat yang lucu-lucu aja kebawa mimpi. Cuman denger temen habis beli ini itu, ikutan beli. Cuman karena keinginan, kemupengan, gaya hidup, suka lupa ada hal-hal yang lebih penting.

Dalam skala kuadran kepentingan ada hal-hal yang terdiri dari ;
1. Penting, mendesak
2. Penting, tidak mendesak
3. Tidak penting, mendesak
4. Tidak penting, tidak mendesak

Nah, soal yang unyu-unyu ini seringkali masuk ke zona tidak penting, tidak mendesak. Tapi sering jadi godaan yang bikin shock jika tiba-tiba besar pasak daripada tiang.

Maka buat wanita dalam rentang usia berapa pun (karena biasanya laki-laki pada akhirnya mempercayakan urusan anggaran ke perempuan), musti pinter-pinter membagi pos-pos finansial.

Skala kepentingan harus dipegang erat-erat. Gamis, sudah cukup? Atau sekedar numpuk di lemari? Jajan anak bukan setiap anak minta selalu dikasih, pertimbangan kecukupan gizi. Pos investasi/ tabungan. Pos shadaqah.

Tentu, dalam prioritas pertama justru membayar hutang. Betapa, umumnya justru, yang penting kebutuhan harian terpenuhi baru membayar hutang jika lebih. Padahal, saat ada hak orang lain tak terpenuhi, bisa jadi menghambat rizki.

Maka qanaah bukan soal pelit, bukan pula tampil kumal. Qanaah adalah ekspresi kecukupan. Tak berlebihan dalam menuruti gaya hidup dan keinginan.

Apalagi jika punya mimpi-mimpi yang membutuhkan kecukupan maaliyah/ finansial. Patutnya menahan diri dari sekedar keinginan-keinginan sesaat yang menggoda.

Viral bukan, tentang recehan yang bisa menghantarkan haji. 2 hal menarik dari contoh ini ; tentang azzam dan tentang yang sedikit menjadi bukit. Segala mimpi-mimpi besar itu bisa berawal dari recehan.

Yah, recehan. Bisa jadi, recehan yang kita infaqkan pun, bisa mengantarkan kita pada mimpi-mimpi besar. Mimpi apapun itu, rumah, kendaraan, haji..apalagi soal ridha dan jannahNya.

penulis : Fiy Nur Islami
IG         : fiy.nurislami
FB        : fiy.nurislami